Pengumuman Terbaru

Akses Latihan Soal Tes Substansi BCKS 2025 – Kompetensi Kepribadian Level 1 (Dengan Pembahasan)

oleh System Administrator -

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2025, kami menghadirkan Latihan Soal Tes Substansi BCKS 2025 khusus untuk Kompetensi Kepribadian Level 1.

Inisiatif ini menjadi bentuk apresiasi dan dukungan kami terhadap seluruh pendidik, ASN, serta aparatur yang terus meningkatkan kompetensi diri demi kemajuan pelayanan publik.

Latihan ini dilengkapi dengan pembahasan lengkap, dirancang untuk membantu peserta memahami pola soal, indikator perilaku, dan pendekatan terbaik dalam menjawab soal kepribadian.

🎯 Apa yang Anda Dapatkan?

  • Latihan soal Kompetensi Kepribadian Level 1
  • Pembahasan lengkap dan jelas untuk tiap soal
  • Penjelasan sesuai indikator kompetensi BCKS
  • Materi mudah dipahami & cocok untuk pemula
  • Akses fleksibel untuk belajar kapan saja

🌼 Spesial Hari Guru Nasional 2025

Momentum ini kami gunakan sebagai:

  • ✔️ Bentuk penghargaan bagi para pendidik dan ASN pembelajar
  • ✔️ Dukungan pengembangan kompetensi aparatur
  • ✔️ Semangat untuk belajar sepanjang hayat (lifelong learning)

Dengan semangat Hari Guru, mari tingkatkan kemampuan dan kualitas diri melalui latihan terarah dan terstruktur.

🧩 Siapa yang Cocok Mengikuti Latihan Ini?

  • Latihan ini direkomendasikan untuk:
  • Peserta Tes Substansi BCKS 2025
  • ASN yang ingin memperkuat kompetensi kepribadian
  • Guru, tenaga pendidik, dan aparatur pembina SDM
  • Pegawai yang ingin memahami pola soal kompetensi perilaku

Jenis Soal BCKS

oleh System Administrator -

Secara keseluruhan peserta BCKS akan dihadapkan dengan beberapa tipe soal yakni:

  • Soal Studi Kasus Beranak

Studi kasus beranak adalah metode pembelajaran/asesmen di mana sebuah kasus pokok (induk) diberikan kepada peserta. Dari kasus tersebut, akan lahir kasus-kasus turunan (anak) yang berkembang sesuai dengan respons atau keputusan peserta. Dengan cara ini, peserta dilatih menghadapi masalah nyata yang berlapis seperti yang sering terjadi di dunia pendidikan.

Dalam seleksi bakal calon kepala sekolah, metode ini dapat dipakai untuk menilai:

  1. Kematangan moral (apakah keputusan berdasarkan etika, kejujuran, tanggung jawab).
  2. Kematangan emosi (apakah mampu mengendalikan diri, bijak dalam tekanan).
  3. Kematangan spiritual (apakah selaras dengan nilai kemanusiaan dan keteladanan).
  4. Kepemimpinan & pengambilan keputusan (strategis, komunikatif, solutif).
  • Soal Studi Kasus Tunggal

Studi Kasus Tunggal adalah model penilaian di mana peserta diberikan satu kasus yang utuh untuk dianalisis dan diselesaikan. Kasus ini tidak bercabang, jadi peserta cukup fokus pada satu situasi dan memberikan langkah penyelesaian yang logis, etis, dan aplikatif. Cocok digunakan dalam tahapan seleksi bakal calon kepala sekolah untuk melihat bagaimana peserta mengurai masalah, menentukan prioritas, dan mengambil keputusan strategis.

  • Soal Fakta Opini

Soal Fakta–Opini digunakan untuk menilai ketajaman berpikir kritis calon kepala sekolah. Peserta diminta membedakan fakta (kenyataan yang dapat dibuktikan) dengan opini (pendapat, interpretasi, atau penilaian subjektif). Dalam konteks seleksi calon kepala sekolah, tes ini penting untuk melihat apakah calon pemimpin mampu bersikap objektif dan tidak terjebak pada persepsi atau gosip.

  • Soal Pilihan Ya atau Tidak

Soal Ya/Tidak adalah bentuk soal sederhana namun tajam untuk melihat ketegasan sikap calon kepala sekolah. Peserta diberi pernyataan, kemudian diminta menjawab “Ya” atau “Tidak” disertai alasan singkat. Kelebihan soal ini: langsung menguji konsistensi prinsip, keberanian mengambil keputusan, dan kejelasan nilai moral calon pemimpin sekolah.